Selasa, 26 Oktober 2010

3 Unsur Alam Mengamuk Di Indonesia

Bulan September-Oktober 2010, kita di kejutkan dengan fenomena alam yang belum pernah terjadi sebelumnya di negeri Kita Indonesia. Tapi apakah alam mulai tidak bersahabat lagi dengan kita atau kah ini sebagai kelalalian kita sebagai manusia yang kurang menjaga keseimbangan alam? mari kita tanyakan pada diri kita masing-masing. diawali dengan :
o. Banjir Bandang di Wasior (Papua Barat) 4-oktober-2010 (unsur AIR)










Ular Berkepala Manusia Muncul lagi

BOGOR - Ratusan warga Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat Minggu siang di hebohkan dengan penemuan ular berkepala manusia yang ditangkap seorang dukun. Sebelumnya, isu serupa juga pernah heboh di Blitar, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.
Tidak percaya dengan adanya ular berkepala manusia yang dibawa sang dukun, warga pun melaporkan peristiwa ini kepada polisi.

Langit terbelah di Yogyakarta


Fenomena munculnya langit terbelah di Yogyakarta bikin resah warga. Sebenarnya tidak benar-benar terbelah tapi melainkan cahaya yang menyorot sehingga langit seperti terbelah. Mirip sinar senter raksasa, cahaya biru terang benderang membelah langit Yogyakarta.

Menurut para pakar merupakan fenomena biasa dan memang selebihnya tidak bisa diprediksi kapan akan terjadi. Fenomena ini terlihat indah sekali sih, tapi banyak warga yang bertanya-tanya apakah ini pertanda akan ada bencana.Kepala Sub Bidang Informasi Publik Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofosika (BMKG) Harry Tirto Djatmiko mengatakan, dalam fenomena tersebut adalah fenomena kapan bisa saja terjadi, dalam ilmu perlangitan ada tiga kategori, awan menenagh, awan rendah dan awan tinggi.

Untuk hal-hal lain tidak bisa diprediksi,"Ini saja yang bisa di ketahui, lainnya tidak (tanda-tanda diluar ilmu pasti," imbuhnya.

Sementara itu, Peneliti di Pusat Sains Atmosfir dan Iklim Thomas Djamaludin mengatakan bahwa fenomena alam tersebut merupakan kejadian alam yang disebut sebagai Dark crepuscular. Hal itu biasanya di katakan di mana kondisi langit sedang terang, namun terdapat garis gelap.

“Garis gelap tersebut terjadi akibat sebuah awan padat besar yang menghalangi radiasi cahaya,” katanya.

Matahari ke 4 di China

Muculnya 4 matahari di china merupakan fenomena kejadian aneh tahun 2010 ini, kejadian muculnya empat matahari di china yang sering di sebut sun dog ini banyak di bicarakan oleh para pengguna twitter, BBM maupun facebook sebagai salah satu tanda-tanda akan berakhirnya dunia, akan tetapi sebenarnya apa di balik munculnya fenomena 4 matahari di china tersebut, dan apa alasan ilmilahnya adalah sebagai berikut ini

Menurut ahli LAPAN menegaskan hal itu fenomena alam biasa dan sering terjadi. berikut ini foto 4 matahari di cina tersebut
Hal itu ditegaskan oleh Thomas Djamaludin, peneliti senior astronomi dan astrofisika di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), saat dihubungi pada Rabu (25/8) ini.
“Fenomena itu dinamakan sun dog atau anjing penjaga matahari. Cahaya tersebut biasa muncul di kanan kiri halo sehingga sering dianggap matahari meskipun memiliki ukuran lebih kecil,” katanya.
Kejadian ini, ujar Thomas, disebabkan oleh pembiasan cahaya matahari oleh kristal es. Biasanya muncul di arah ufuk di mana matahari terbit belum terlalu jauh dari horizon atau kaki langit.
“Ketentuannya, di sekitar arah matahari muncul kristal-kristal es yang membiaskan cahaya. Biasanya, terjadi dua fenomena yaitu halo dan sun dog.”
Untuk halo sendiri, menurut Thomas, Indonesia sering mengalami kejadian yang sama meskipun tidak dengan sun dog.
“Ini sekadar pembiasan cahaya matahari yang muncul akibat kondisi lapisan atas awan cyrus sangat dingin. Bukan fenomena aneh kok,” ujar Thomas
Video 4 matahari Di cina yang menghebohkan tersebut
Akan kah kejadian munculnya 4 matahari di china ini ada kaitanya dengan langit terbelah di jogja, atau tsunami matahari atau malah matahari kembar, entahlah, yang jelas pada tahun 2010 ini banyak sekali fenomena alam yang aneh sehingga banyak orang berfikir bahwa bumi ini akan segera sirna, akan tetapi hari kiamat merupakan rahasia Ilahi dan tidak ada satu orang pun yang mengetahuinya,

Hujan Darah di India

Hujan darah di dearah Kerala India. Tidak ada yang mengerti apa yang sedang terjadi, Pada saat itu, 25 Juli 2001, hujan lebat dengan air berwarna merah menghujani negara bagian Kerala di India. Hujan itu berlangsung hingga September 2001.
Lebih dari 500.000 meter kubik air hujan berwarna merah tercurah ke bumi. Pada mulanya ilmuwan mengira air hujan yang berwarna merah itu disebabkan oleh pasir gurun, namun para Ilmuwan menemukan sesuatu yang mengejutkan, unsur merah di dalam air tersebut adalah sel hidup, sel yang bukan berasal dari bumi!
Hujan yang pertama jatuh di distrik Kottayam dan Idukki di wilayah selatan India. Bukan hanya hujan berwarna merah, 10 hari pertama dilaporkan turunnya hujan berwarna kuning, hijau dan bahkan hitam. Setelah 10 hari, intensitas curah hujan mereda hingga September.

Hujan tersebut turun hanya pada wilayah yang terbatas dan biasanya hanya berlangsung sekitar 20 menit per hujan. Para penduduk lokal menemukan baju-baju yang dijemur berubah warna menjadi merah seperti darah. Penduduk lokal juga melaporkan adanya bunyi ledakan dan cahaya terang yang mendahului turunnya hujan yang dipercaya sebagai ledakan meteor.

About PP GKPI SIANTAR KOTA

Pemuda-Pemudi GKPI Siantar Kota, adalah sebuah Organisasi Pemuda yang berada di bawah naungan Gereja GKPI Jemaat Khusus Siantar Kota. PP GKPI menjadi sebuah komunitas Kepemudaan Gereja yang bergerak di bidang Musik dan Nyanyian.