Selasa, 26 Oktober 2010

Lubang Api di Uzbekistan


Lubang api di Uzbekistan Asia Tengah ini sungguh menakjubkan sekaligus menakutkan. COba bayangkan jika Anda terjatuh di lubang besar yang dipenuhi dengan api seperti ini. Sungguh mengerikan, penduduk setempat mengenal Lubang Api ini sebagai Pintu ke Neraka.

Asal muasal terjadinya Lubang Api tersebut berawal sekitar 35 tahun yang lalu, ketika ahli geologis menggali tempat tersebut untuk mencari gas alam. Ketika dilakukan penggalian itu, mereka menemukan satu jurang besar di bawah tanah. Saking besarnya, sampai-sampai semua peralatan penggalian ikut masuk ke dalam jurang tersebut.

Jurang itu dipenuhi dengan gas bumi yang beracun. Nah, untuk mencegah penyebaran ga beracun maka mereka menyalakan api di jurang itu. Dan terjadilah lubang api seperti pada gambar.

Hujan Ikan di Jepang

Hujan Ikan di Jepang merupakan salah satu dari sekian banyak Kejadian Aneh yang ramai dibicarakan di tahun 2010. Fenomena hujan ikan di Jepang ini, sebenarnya terjadi pada tahun lalu, tepatnya bulan Juni 2009. Tidak hanya ikan, katak kecil dan berudu juga terjadi ketika itu.9 Juni, anggota polsek Ishikawa melaporkan di kota Nakanoto, sejumlah ikan kecil yang ditemukan tersebar di daerah pemukiman. Sekitar 10 ikan disisihkan dari pinggir jalan dan dari atap mobil dan ikan ini sejenis ikan mas yang berukuran panjang 3-5 cm .

15 Juni , anggota polsek Miyagi melaporkan sekitar jam 5:00 di kota Taiwa, seorang penduduk 74 tahun,mendengar suara hujan di luar rumahnya. Ia melangkah ke luar dan menemukan sekitar 50 kecebong tersebar di halaman rumah dan di atap. Kecebong-kecebong ini masih basah, tetapi tak satu pun dari mereka yang masih hidup. Menurut wanita tersebut, langit cerah dan tidak ada angin. Ia tidak melihat burung-burung beterbangan di langit.

16 Juni, anggota polsek Saitama melaporkan bahwa pada jam 1:00 di kota Kuki, seorang pria berusia 77 tahun melaporkan telah ditemukan lebih dari 20 bangkai berudu dan ikan kecil di halaman rumahnya. Pria yang tinggal sekitar 1 kilometer dari dekat hutan tempat biasanya gagak bertengger. Ia percaya gagak-gagak itu menjatuhkan berudu dan ikan di halaman rumahnya.

16 Juni sekitar pukul 8:00, anggota Polsek Aichi melaporkan bahwa ada seorang karyawan sebuah perusahaan yang berusia 45 tahun sedang mengemudi melewati kota Chiryu dalam perjalanannya untuk berangkat bekerja, tidak lama kemudian dia mendengar suara sesuatu yang seakan melempari atap mobilnya. Ketika ia tiba di tempat kerja, ia menemukan 25 bangkai kecebong , masing-masing sekitar 5 cm panjang, berhamburan di bagian atas dan sisi kendaraan.17 Juni, anggota Polsek Toyama melaporkan bahwa pada jam 8:40 di kota Asahi, pekerja berusia 59 tahun di sebuah perusahaan menemukan sekitar 30 kecebong berserakan di jalan di depan rumahnya. kecebong-kecebong ini ketika diukur memiliki panjang sekitar 3 cm panjang dan telah mulai mengembangkan kaki. Cuaca tenang dan sebagian berawan, sehingga tidak mungkin mereka tersapu dalam hembusan angin. Seorang ahli biologi setempat mengatakan bahwa kecebong-kecebong ini mungkin telah mati karena dehidrasi setelah berkeliaran keluar dari sawah terdekat. Pria tersebut percaya bahwa mereka mungkin telah dijatuhkan oleh sekawanan burung gagak.

24 Juni, anggota polsek Yamagata melaporkan bhwa pada jam 4.30 sore,seorang instruktur piano 34tahun di kota Shinjo menemukan sekitar 40 bangkai kecebong yang masih basah di halaman, tepat ketika ia berjalan meninggalkan anjingnya. Si wanita melihat kecebong-kecebong tersebut setelah anjing itu mulai mengendus penuh semangat di tanah halaman luar. Dia menemukan kecebong yang masih basah menempel di hidung anjing. Kecebong-kecebong ini, banyak yang hancur, dan paling tidak dua jam sebelumnya belum ada bermunculan di halaman rumahnya.

Belum ada penjelasan yang masuk akal untuk hujan hewan seperti ini. Meskipun beberapa orang percaya hujan kecebong mungkin merupakan akibat dari gangguan cuaca seperti puting beliung tetapi tidak ada lembaga meteorologi yang telah mengamati kemungkinan adanya angin yang kuat atau kondisi cuaca yang tidak stabil di salah satu daerah di mana hujan kecebong terjadi.

Banyak perselisihan pendapat mengenai penyebab, bahkan ahli lain ada yang mengemukakan mungkin hujan ini karya para pranksters atau tukang iseng , atau bahkan mungkin makhluk luar angkasa yang melakukannya. 

Rabu, 13 Oktober 2010

Pengumpulan Barang Bekas

Dalam rangka perayaan Natal PP GKPI Siantar kota yang rencana nya akan diadakan pada tanggal 23 Desember 2010, Panitia Perayaan Natal mengadakan kegiatan pengumpulan barang-barang bekas, yang selanjutnya di salurkan ke agen besar barang-barng bekas. salah satu tujuan dari kegiatan ini, untuk menumbuhkan kepedulian para pemuda terhadap barang-barang bekas yang ada di sekitarnya, walau pun hanya sebagai barang bekas, jika di kumpulkan dalam jumlah yang banyak, itu juga akan menghasilkan nilai rupiah.

Ketua Harian PP GKPI bersama Kordinator Natal, saat melakukan penjualan barang-barang bekas



Kamis, 07 Oktober 2010

Mari Renungkan

TUJUAN HIDUP :  
ANDA DI CIPTAKAN 
UNTUK MENJADI
SERUPA DENGAN 
KRISTUS


"Alkitab bukan diberikan untuk meningkatkan pengetahuan Anda, melainkan untuk mengubah hidup Anda. Roh Allah memakai Firmannya untuk menjadikan Anda serupa dengan Kristus."
 

DENGAN SEBUAH PERTANYAAN :
"Apakah yang sudah Allah Firmankan kepada saya, tetapi belum mulai saya kerjakan?"



Kehidupan yang digerakkan oleh tujuan. 

PEMBAHARUAN

Blog Ini adalah pembaruan dari blog Kami yang lama di : 




dikarenakan Blog tersebut masa aktifnya telah habis, maka kami mengharapkan kita untuk bergabung kembali di blog kami yang baru ini. 


Tuhan Memberkati


admin : ppgkpi@gmail.com

About PP GKPI SIANTAR KOTA

Pemuda-Pemudi GKPI Siantar Kota, adalah sebuah Organisasi Pemuda yang berada di bawah naungan Gereja GKPI Jemaat Khusus Siantar Kota. PP GKPI menjadi sebuah komunitas Kepemudaan Gereja yang bergerak di bidang Musik dan Nyanyian.